“Menulis memperpanjang ada-mu di dunia dan amalmu di akhirat kelak.”
“Saat menulis karya sastra, kita bisa menjelma siapapun yang kita inginkan, mencipta, membalik keadaan, membuatnya sesuka kita.”
“Menulis dan bercahayalah!”
“Menulis itu sebenarnya sama dengan berbicara, hanya saja itu kau catat.”
“Menulis itu mudah.”
“Ketika seorang penulis hanya menunggu, maka sebenarnya ia belum menjadi dirinya sendiri.”
“Kita tidak harus menunggu datangnya inspirasi itu kita sendirilah yang menciptakannya.”
“Membaca adalah pusat yang tidak bisa dihindari oleh seorang penulis.”